MY IDEA

Di sini aku akan menuliskan ide – ide aku tentang apa aja… Nah..buat kawan – kawan bloger sekalian, silahkan juga upload ide – idenya, bisa juga tanggapan atau tambahan bagi ide – ide yang sudah ada. Intinya di page ini aku ingin membangun semangat berfikir positif, kreatif, inovatif, inspiratif, imajinatif dan tentunya produktif. Yups…langsung saja, hayoo…siapa yang punya ide silahkan…!


5 Tanggapan to “MY IDEA”

  1. Bismillah… untuk ide pertama ini terpikirnya waktu pulang ngantor bersama istri beberapa hari yang lalu…
    Begini, selama ini sudah jadi rahasia umum kalo kita sedang mengendarai kendaraan bermotor trus kena razia karena surat-surat ga lengkap kita bisa “damai” dengan tuh oknum… nah, itukan ilegal alias suap…
    Menurut aku, lebih baik hal itu di legalkan saja… maksudnya…
    seluruh polisi lalu lintas diberikan komisi berapa persen untuk setiap denda kepada pengendara yang melanggar aturan…misalnya ga punya SIM denda 100 ribu, jadi yang 80 ribu untuk si polisi dan 20 ribunya disetor ke kantor…tentu dilengkapi surat tilang dan segala macemnya…
    Jadi semakin banyak menilang pengendara yang melanggar hukum, semakin besar penghasilan tuh polisi… so pasti, para petugas hukum ini semakin rajin merazia pengendara motor demi sesuap nasi dan sebuah mobil hehe…
    Efeknya (harapannya sech) seluruh pengemudi kendaraan bermotor akan taat peraturan. Pungli ga ada lagi… di ganti Punggal alias Pungutan Legal… Jalanan tertib tib tib tiii….bbb…!!!
    Menurut kalian gimana ? Setuju khan ?!

  2. jaaa kacau

    aku kan blm punyo sim sampe mak ini hari

  3. Naaahh…ini dia contoh warga negara yang tidak tertib peraturan. Buat dong Mbak, daripada ketar ketir kalau ketemu polisi, bikin gak enak bodi aja, ya khan…!
    Makanya, jangan gonta ganti HP terus, duitnya khan bisa untuk buat SIM, betuuull…?!

  4. Selamat sore Pak Mahriza, untuk permasalahan tilang itu sebaiknya semua orang harus membudayakan integritas, apalagi sebagai abdi negara, apa yang diucapkan sesuai dengan yang diperbuat. Dan bila kedapatan melanggar ya proses sesuai ketentuan. Tapi seperti kita ketahui bersama sering kali ketentuan itu dilanggar sehingga inbtegritas itu semakin sulit didapat, Ini sebagai contoh anak saya pernah di tilang, dan ia menelpon saya un tuk nyogok polisi itu , tindakkan saya saya ingin menularkan integritas itu pada anak saya makanya saya anjurkan untuk dia mengikuti sesui hukum, dilihat sepintas seperti kejam tetapi itulah integritas tidak pandang bulu, sedangkan anak saya tahu Ibunya bermitra dengan polisi. Okay Pak sukses untuk anda.

    Regards, agnessekar.wordpress.com

  5. Subhanallah…mbak Agnes langsung menyentuh esensi tentang hal ini. Saya sungguh salut. Saya setuju dengan mbak, sepertinya “integritas” adalah salah satu hal yang hilang di masyarakat kita.
    Saya yakin, mbak Agnes adalah golongan orang 20%. Artinya bukan orang kebanyakan dan tidak jarang orang seperti ini dipandang “ekslusif”. Selamat berjuang ya mbak..!!!
    Kalau kata Nabi Muhammad SAW, “Islam pada mulanya asing dan akan kembali asing di akhir zaman, bergembiralah orang yang asing”. (begitu kira2x pointnya)

Tinggalkan Balasan