MENABUNG DAN BERINVESTASI

money-tree1Sebuah fenomena menarik di sejumlah kalangan masyarakat Indonesia adalah kesulitan di bidang keuangan. Mulai dari keluhan sedikitnya jumlah yang di terima, sampai ketidakmampuan untuk mengelola keuangan. Tidak perduli status, jabatan, besar gaji, intinya hampir semua orang merasa kekurangan uang. Bahkan di saat – saat tertentu kita sampai kehabisan uang, misalnya saat anak masuk sekolah atau naik-naikan kelas, saat sakit dan sebagainya. Padahal dengan manajemen keuangan yang tepat kita akan maksimal dalam mengkonsumsi nikmat Allah yang satu ini. Salah satu cara manajemen keuangan yang akan sedikit saya bahas dalam tulisan ini adalah Menabung dan Berinvestasi.

Safir Senduk seorang konsultan keuangan yang cukup terkenal di Indonesia, menganjurkan untuk menabung di depan, artinya menabung dahulu baru sisanya di belanjakan. Hal ini cukup manjur bagi orang yang sering kesulitan menabung karena selalu kehabisan uang.

Bila masih belum cukup lakukan salah satu cara dari 3 pilihan berikut :
1. Meningkatkan Pendapatan Anda
2. Menekan Pengeluaran Anda
3. Melakukan Keduanya

Selanjutnya kemana kita akan menabung ? Ada beberapa pilihan untuk menabung, salah satu diantaranya menabung di Lembaga Keuangan (Bank, Koperasi). Untuk masyarakat Indonesia, menabung di lembaga keuangan sudah cukup populer. Kelebihannya adalah uang dapat di ambil kapan saja (liquid) serta keamanan dalam hal penyimpanan. Walau dimasa sekarang bagi hasil (syariah) atau bunga (konvensional) yang ditawarkan relatif sedikit, anda mempunyai kemudahan untuk memilih Lembaga Keuangan mana yang memberikan return lebih besar.

Tingkatan di atas menabung adalah berinvestasi. Selain melakukan penyimpanan harta untuk masa mendatang, anda juga akan mendapatkan hasil dari harta tersebut. Salah satu cara berinvestasi dengan resiko paling minim adalah Deposito. Hampir semua Bank memiliki produk deposito, tentunya dengan bagi hasil (syariah) atau bunga (konvensional) yang beragam. Pada Koperasi deposito dinamakan simpanan sukarela berjangka.

Apabila anda akan melakukan deposito atau simpanan sukarela berjangka pada lembaga keuangan sistem syariah, hal yang harus anda perhatikan adalah ekivalen rate. Persentase angka inilah yang menjadi ukuran besar kecilnya bagi hasil yang akan anda peroleh. Tentunya dipengaruhi besarnya deposito dan lamanya deposito. Dalam kesempatan ini saya akan sampaikan besar ekivalen rate pada Koperasi Syariah Mozaik cabang Medan di bulan April 2009.

WAKTU

EKIVALEN RATE

KETERANGAN

3 bulan

9 %

Bagi Hasil Anda Rp. 7.563,69 per 1 juta-nya per bulan

6 bulan

10 %

Bagi Hasil Anda Rp. 8.403,75 per 1 juta-nya per bulan

12 bulan

11 %

Bagi Hasil Anda Rp. 9.244,00 per 1 juta-nya per bulan

24 bulan

12 %

Bagi Hasil Anda Rp. 9.803,66 per 1 juta-nya per bulan

Anda dapat membandingkannya di Bank – Bank Syariah atau Koperasi Syariah (BMT) lainnya untuk menentukan dimana anda akan berinvestasi. Angka ini akan berubah sesuai dengan pendapatan dan atau laba Bank / Koperasi tersebut. Selama nisbah bagi hasilnya tidak berubah, anda cukup memperhatikan ekivalen rate saja untuk memilih dimana tempat deposito yang paling menguntungkan. Selamat Berinvestasi !

~ oleh Mahriza di/pada 2 Mei 2009.

Tinggalkan Balasan